Laman

Thursday, September 20, 2012

Proses Pendaftaran Calon Jemaah Haji Kabupaten Tulungagung

Bismillahirrohmanirrohim,
Proses pendaftaran haji ternyata tidak sesulit yang dibayangkan. Berikut step-stepnya:
1.      Calon jemaah haji membuka rekening tabungan haji pada bank penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS BPIH)
Beberapa bank penerima setoran BPIH antara lain: BRI, BRI Syariah, BNI, BANK MUAMALAT,    BANK MANDIRI, BANK MANDIRI SYARIAH, BANK JATIM
2.      Calon jemaah haji cek kesehatan di Puskesmas domisili untuk memperoleh surat keterangan sehat serta kartu golongan darah.
3.      Calon jemaah haji datang ke Depag dengan membawa dokumen:  
a.       Rekening tabungan yang sudah memiliki saldo buku Rp.25.000.000
b.      Kartu Keluarga (2 lembar)
c.       KTP (5 lembar); ingat! Fotocopy KTP bolak-balik
d.      Kartu Golongan Darah (2 lembar)
e.       Surat Keterangan Sehat dari Puskesmas (2 lembar)
f.       Akte Kelahiran/ Surat Nikah/ Ijazah (salah satunya 1 lembar). Jika tidak ada digantikan dengan surat keterangan kelahiran dari kelurahan/kantor desa setempat dan mengetahui camat setempat.
4.      Melakukan foto langsung calon jamaah haji (biaya: Rp60.000)
5.      Mengisi formulir pendataan dan pengambilan sidik jari
6.      Menerima SPPH yang telah dicetak melalui sistem. Ingat! Lembar berwarna hijau adalah untuk calon jemaah haji. Keep it!
7.      Calon jemaah haji datang ke bank untuk di-porsi-kan. Semua dokumen yang ada diatas juga dibawa dan diserahkan ke bank
8.      Calon jemaah haji menerima tanda terima dari bank, simpan!
9.      Waktunya menunggu pengumuman untuk pelunasan BPIH dan segera menunaikan ibadah haji, insyaAllah.
Persyaratan pendaftaran Calon Jamaah Haji :)


Sebagai informasi saat ini untuk Jatim, porsi calon jemaah haji adalah tahun 2024. Untuk bulan-bulan selanjutnya pastinya porsi tahun yang didapat akan semakin lama.
Wednesday, August 29, 2012

Mudik Lumajang-Tulungagung Lewat Piket Nol Jalur Selatan

Dari arah Lumajang lewat jalur selatan ini merupakan jalur terpendek untuk bisa mencapai kota Tulungagung atau Blitar ataupun Malang. Jalurnya sendiri memang berkelok-kelok jadi perlu dikonsultasikan dengan pak sopir dulu jika akan menempuh jalur ini. Yang jelas harus ekstra hati-hati dan konsentrasi tinggi. Suami saya memilih jalur ini karena perjalanan akan kami tempuh siang hari jadi kondisi masih terang.
Jembatan/ Gladak Perak baru dilihat dari jembatan lama
Perjalanan dari Lumajang terasa terus naik naik dan naik sampai akhirnya kami sampai di jembatan yang cukup panjang dengan pemandangan yang luar biasa indah. Jembatan ini biasa disebut Gladak Perak oleh masyarakat sekitar.Dibawah jembatan terlihat jurang yang sangat dalam. Dibawah jembatan inilah jalan lahar jika gunung Semeru meletus. terlihat banyak pasir dan batu jauh dibawah jembatan. Jadi pas dilihat antara ngeri dan luar biasa,, hehehe
Dari jembatan ini perjalan masih terus naik dan naik, sampai pos polisi yang ada di puncak jalur selatan. Setelah itu jalan mulai turun. Oh iya saya sering mendengar kalau jalur ini disebut Piket Nol. Kurang tahu juga nama ini diambil dari mana, mungkin dari pos polisi piket yang ada di puncak itu kali ya sok analisa.
Entah apa yang jelas perjalanan melewati jalur selatan ini kalau menurut saya recommended asal dilakukan pagi-siang hari dengan catatan harus ekstra hati-hati ya ;)
Wednesday, June 27, 2012

Nasi Goreng Janc*k bikin perut Mbledhoooz

Nasi Goreng Jancuk
Ke Surabaya belum lengkap tanpa menikmati kuliner yang katanya hanya ada di Surabaya ini. "Nasi Goreng Jancuk" dengan cita rasa pedaaaaaaaaas bahkan super pedas. 
Tempat makan Nasi Goreng Jancuk hanya ada di Hotel Plasa Surabaya yang ada di belakang Plasa Surabaya atau Delta Plasa atau di depan WTC, salah satu pusat penjualan hape di Surabaya. Karena kebetulan ada teman saya yang sedang ada di Surabaya, makanya saya ajak saja ke Hotel Plasa Surabaya untuk menikmati Nasi Goresng Jancuk ini. 
Harga satu paket Mbledhoz yang isinya 1 porsi Nasi Goreng Jancuk dan 1 pitcher es teh adalah Rp99.500,- nett. Kemaren saya nambah 1 porsi krupuk udang, isinya ada 5 krupuk, bah ini lupa harganya hehe
the menu
Satu porsi Nasi Goreng Jancuk ini bisa dinikmati 4-5 orang, tapi kemaren kami berempat juga tidak kuat menikmati Nasi Goreng Jancuk ini sampai akhirnya dibungkus deh :)
Sedikit poto-potonya, cekidot

bungkus nasi goreng jancuk
ini suami saya lagi kepedesan 

1 porsi Nasi Goreng Jancuk dan 1 pitcher es teh



Tuesday, June 19, 2012

Review Hotel di Pulau Dewata Bali

Karena bingung mau nulis apa, malam ini saya akan posting mengenai beberapa koleksi hotel. Siapa tau anda yang kebetulan mampir ke sini mau melakukan perjalanan dan lagi butuh referensi tempat menginap yang cocok. Tapi jangan protes kalau apa yang anda inginkan tidak ada disini, karena adanya ya cuma ini :)

Peringatan: Penilaian yang ada di sini adalah sangat subjektif alias as I’m.

Hotel J Butique (Bali)
Kelebihan:
• Kamar bagus
• Kamar mandi bagus
• Perlengkapan lengkap dan bagus
• Menu sarapan bervariasi
• Lobi bagus
Kekurangan:
• View sangat kurang
• Jauh dari keramaian (ke pantai Kuta misalnya)


Hotel Aneka Kuta Beach(Bali)
Kelebihan:
• Dekat pantai Kuta
Kekurangan:
• Kamar mengerikan
• Perlengkapan sangat kurang
• Kamar mandi kurang bersih
• View kurang


Hotel Yulia Beach Inn (Bali)
Kelebihan:
• View menarik
• Dekat panta Kuta
• Model bungalow
• Posisi kolam renang strategis
Kekurangan:
• Setting kurang bagus
• Pelengkapan sangat kurang
• Kamar mandi kurang bagus
• Menu sarapan kurang variatif


Hotel Wina Holiday Villa (Bali)
Kelebihan:
• Dekat panta Kuta
• Veiw menarik
• Posisi kolam renang strategis
Kekurangan:
• Setting kamar kurang bagus
• Kamar mandi kurang bersih
• Menu sarapan kurang menarik


Panorama Hotel & Resort (Jember)
Siapa tahu dari Bali atau sebelum ke Bali mampir ke Jember dulu, ini ada satu hotel yang lumayan juga
Kelebihan:
• Pengaturan taman menarik
• Kamar Bersih dan penataan teratur
• Free Wifi
Kekurangan:
• Posisi kurang strategis



source: http://wongsmile.blogspot.com

Tuesday, June 12, 2012

Resep Eyang Cafe & Resto Jalan Cisangkui Bandung

Baru tahu kalau di sekitar kantor ada rumah makan ini, baru diajakin sih hehe. Kami kesana untuk makan siang, karena kantor di Jalan Diponegoro pojokan yang dekat gedung sate jadi untuk kesini cukup jalan kaki saja. Yak, seperti sudah diketahui kalau di sekitar Jalan Cisangkui Bandung ini memang banyak kuliner yang bisa dicoba, salah satunya ya Resep Eyang yang berada di Jalan Cisangkui 68 Bandung.
masuk Resep Eyang
sisi cafe di resep eyang

outside Resep Eyang, enak buat kongkow
inside Resep Eyang


aneka makana Resep Eyang, lucu-lucu kan? ^^

Makanan disini asli bandung banget lah. Dari awal disuguhi teh tawar dan menu-menu khas sunda. Sayur asemnya enak, gurami, ayam, gepuk, tempe rasanya pas. Kadang ada kan rumah makan yang rasanya kayak berlebihan dan berat banget di mulut, nah kalau ini biasa aja rasanya. Resep Eyang penyajian minumannya lucu-lucu, selain itu lingkungannya juga nyaman banget buat kongkow-kongkow.

Masalah harga saya kurang tahu soalnya cuma ditraktir. Pulangnya kita masih bungkus yogurt Resep Eyang, asem kecut tapi enak dan pastinya sehat.
Kalau mau tau info resep eyang lebih banyak bisa langsung hubungi telepon Resep Eyang di 022 7231118.
Oh iya walaupun nama rumah makannya REsep Eyang, jangan dibayangin yang makan disini aki-aki atau nenek-neke ya, atau bayangin kalau kesini nanti ketemu eyang-nya, itu semua ga ada, yang ada cuma foto eyangnya hiiiiiii 


Thursday, May 31, 2012

Mampir Sejenek di Lawang Sewu Semarang

Lawang Sewu + Merah Putih


Lawang Sewu, salah satu peninggalan sejarah jaman Belanja. Merupakan gedung perkantoran untuk para pegawai Kereta Api Indonesia. Tapi karena sempat digunakan oleh TNI setelah merdeka jadi terlihat ada bekas sambungan listrik di ruang-ruang, selain itu di loteng atas juga ada bekas lapangan bulutangkis -_-". Tapi sekarang sudah cukup baik karena dikelola oleh PT.KAI yang memang di khususkan untuk wisata sejarah.
Kenapa dinamakan lawang sewu? Berasal dari bahasa Jawa lawang artinya pintu, sewu artinya seribu. Kalau diliat di bangunan ini banyak pintu-pintunya, tapi tidak sebanya seribu pintu juga sih, yang jelas banyak aja karena ruang-ruang nya juga banyak, jadi berpikir seberapa banyak ya dulu pegawainya? hmmm.

Tiket masuk Lawang sewu untuk dewasa sebesar Rp10.000,-. Anak-anak (3-12 tahun) harga tiket sebesar Rp5.000,-, sama dengan pelajar. Ditambah biaya pemandu wisata (ini wajib), kemaren saya kena Rp30.000,-. Untuk yang satu ini tidak ada tiketnya resminya, ga tau bisa ditawar apa ngga, ga enak juga mau nawarnya.
Jam buka Lawang Sewu antara 07:00-21:00 WIB

Kesempatan di Lawang Sewu ga disia-siakan buat prewed2-an xixi
Kereta Api di depan Lawang Sewu -abaikan sandal japitnya- :))

banyak lawang di Lawang Sewu


Pintu depan Lawang Sewu

Untuk pengunjung yang mau parkir di Lawang Sewu jangan kaget ya kalau parkirannya kurang layak. Parkiran yang ada adalah di sebelah gedung Lawang sewu, diluar pagar tepatnya dan lebih mirip jalan yang dipaksakan jadi parkiran. Ini mungkin jadi PR untuk pihak berwenang agar bisa memberikan fasilitas tempat parkir yang baik. Untuk parkir mobil kami bayar sebesar Rp5.000,-, mahal ya hehe

Parkiran Lawang Sewu